Halaman luas Gedung Sate (Gesat), merupakan salah satu daya tarik bagi siapapun yang berkunjung ke gedung bersejarah ini. Desain halaman, berbagai pohon yang tumbuh, air mancur di depan dan di sisi timur adalah salah satu dari sekian hal menarik yang ditawarkan Gesat.
Ini pula yang menjadikan aku selalu menikmati gambaran alam sekitar Gesat. Selain tanamannya, juga kemegahan gedung yang tiada duanya. Aku selalu berfikir, bagaimana caranya orang bisa mendesain gedung megah pada masa lalu? Gesat dibangun pada tahun 1920 oleh pemerintah Belanda karena rencana awalnya Bandung akan menjadi pusat pemerintahan menggantikan Batavia pada masa itu. Namun karena terjadi krisis ekonomi dimasa tersebut, pembangunan ibu kota di kawasan Bandung tidak dilanjutkan oleh pemerintahan Belanda.
Seperti hari kemarin, hari ini, nampak di beberapa titik halaman sekitar Gesat, disediakan tempat untuk makanan burung liar. Fasilitas ini sengaja disiapkan, agar burung liar bisa berdatangan dan meramaikan lingkungan sekitar Gesat.
Seperti juga pagi ini, petugas Cleaning Service (Cls) sedang menyapu dan merapikan tanaman-tanaman dan tentu saja, sambil mengisi tempat-tempat makanan burung tadi. Tak lama kemudian berdatangan burung-burung yang hinggap dan mematuk butiran-butiran makanan yang sudah disiapkan.
Aku meneruskan jalan kaki mengelilingi Gedung ini. Olah raga ringan adalah hal rutin yang dilakukan. Biasanya sekitar jam tujuh kurang, sudah sampai di kantor, sehingga ada waktu leluasa untuk berolah raga ringan sebelum bekerja.
Nampak pula ada beberapa orang tua yang berjalan pagi di sekitar Gesat. Mereka berolah raga bersama. Tampak keceriaan mereka, berolah raga sambil bersendau gurau. Hampir setiap kali ketika aku berkeliling dipagi hari, selalu bertemu dengan mereka. Senang rasanya, diusia yang sudah tidak muda lagi , terlihat mereka sehat dan berolah raga bersama teman seusianya.
Sayangnya tidak banyak pegawai Gesat yang menikmati suasana pagi hari di halaman Gesat. Kalau diamati, pada umumnya, langsung ke ruang kerja atau langsung kekantin. Padahal menikmati lingkungan Gesat dipagi hari, bisa meningkatkan kesehatan dan happiness.
Halaman belakang Gedung Sate (dokpri)
Jam menunjukkan pukul tujuh, aku baru menyelesaikan satu putaran mengelilingi Gesat. Sampai di taman belakang, nampak burung-burung sedang mengelilingi tempat makan yang sudah disediakan. Makin banyak burung yang berdatangan, sambil berebutan mematuk-matuk makanan yang sudah disediakan. Lucu juga tingkah burung ini ya.
Tak lama kemudian, burung- burung ini berterbangan kearah atas. Sambil terus melangkah, pandanganku mengikuti arah mereka terbang dan ternyata menuju arah menara Gesat.
Tempat di menara, burung berterbangan di satu titik…..aku mulai memperhatikan dengan seksama. Apa yang dilakukan burung-burung ini? Sekelebat terlihat bayangan seseorang.
Benar saja, burung-burung itu menghampiri bayangan tadi!! Langkahku terhenti, aku perhatikan bayangan itu!!!
Dan, semakin jelas......,
Postur tubuh seorang wanita, mengulurkan tanganya dan entah apa yang ada ditangannya. Burung berterbangan disekitarnya, tak segan mendekati sosok tersebut. Tampak rambut panjangnya menari-nari terhempas angin.
Aku menahan nafas sesaat!!
Aku perthatikan lagi dengan seksama!! Daaaan….. baju yang dikenakannya….adalah baju kebaya….
Tiba-tiba aku terkaget dengan suara keras yang membuyarkan pikirannku. Ternyata, cls sedang memotong rumput. Pandanganku kembali ke arah menara, burung sudah bertebaran kembali ke taman sekitar Gedung Sate. Tak ada sosok wanita yang tergerai rambutnya, tak tampak lagi bayangnnya sedikitpun!!
Masih dalam keadaan tak percaya….aku berkata pada diriku sendiri, baiklah, hari ini cukup olah raganya, dan akupun melanjutkan langkah menuju ruangan kerjaku. Masih kaget? ya lah...pagi begini sudah terlihat.......duuuuuhh.....