Sunday, August 14, 2016

Akhirnya, menemukan tempat melatih menulis artikel melalui (ITC)



Saya suka menulis namun saya tidak tahu apakah tulisan saya sudah baik, apakah tulisan saya sudah menarik, apakah orang mau membaca tulisan saya? dan  tentu saja, saya belum menulis secara konsisten.
Kemudian saya mencari informasi untuk belajar cara  menulis. Beberapa kali saya mendaftar untuk mengikuti pelatihan, namun membatalkannya karena selalu  bentrok dengan pekerjaan kantor, kalau tidak lembur (deadline pekerjaan yang sering kali perintahnya mendadak) atau harus berangkat ke luar kota. Sampai akhirnya saya membaca wall FB salah satu teman kuliah. Teman saya ini mendapatkan mention dari Ummi Aleeya yang pada saat itu sedang membicarakan Training Menulis Artikel. Saya langsung tertarik, ini kesempatan baik untuk dapat belajar menulis tanpa harus mengganggu jam kerja saya.
Saya coba tanyakan bagiaman caranya untuk bergabung  Training Menulis Artikel. Sampai kemudian teman saya memantion  Ummi beliau menyarankan untuk ikut dalam kelas baru yang dimulai pada akhir Juli. Saat itu saya langsung daftar. Saya pun baru mengetahui, bahwa IndCript Training Centre atau disingkat ITC adalah lembaga di bawah naungan Indcript Creative, sebuah perusahan dengan CEO indari Mastuti, dengan konsern dalam pemberdayaan perempuan khususnya di dunia bisnis dan menulis. ITC kemudan bekerja sama dengan agensi artikel dengan nama @joeraganArtikel mengadakan training online fokus pada meningkatan skill peserta dalam membuat aritkel pesanan, job review dan cara berpengahasilan melalui blog. Luar biasa bukan?
Pertemuan pertama  di dunia maya , teh Ummi menyampaikan berbagai materi tentang penulisan untuk pertama kali. Sebagai pemula, saya mendapat kesulitan untuk mengikuti diskusi materi tadi, tetapi ternyata sangat menarik. Diskusi berkembang dengan banyak orang tanpa harus bertatap muka dan kita bisa mengikuti berdasarkan ketertarikan kita, sungguh menyenangkan. Uniknya lagi,  para peserta selain mendapatkan materi training juga beroleh kesempatan praktek langsung magang mengerjakan artikel pesanan. Lebih serunya lagi, lulusan langsung direkrut menjadi team penulis inti di emakpintar.asia dan memperoleh binaan lanjut guna menapaki jenjang karir penulisan berikutnya.
Bagi saya yang bekerja, Training menulis artikel bersama Ummi Aleeya selaku Trainner dan Owner @joeraganArtikel adalah kesempatan baik tanpa harus mengganggu waktu bekerja saya. Tentu saja, karena dilakukan bersama-sama serta tugas yang harus dikerjakan, memicu saya untuk mulai konsisten menulis. Lebih jauhnya, Motto: Indcsript Creatibe Centre dan @joeraganArtikel memberikan kesempatan pada Bunda untuk berpengasilan melalui profesi menulsi aritkel di rumah, adalah suatu keniscayaan yang bisa kita dapatkan.

TIPS AGAR ANAK KREATIF



Kreatif, adalah kata positif yang menjadi dambaan kita. Ketika kita dikatakan kreatif, atau anak kita kreatif tentu menjadi suatu kebanggan.

Kita tahu bahwa, setiap anak memiliki ketertarikan sendiri, kreatif bagi anak sangat beragam dan akan berbeda-beda. Kita harus dapat melihat ke arah manakah anak lebih tertarik.

Jika olah raga adalah ketertarikannya, maka biarkan dia berkreasi dibidang olah raga, jika ketertarikannya dalam hal berbicara, maka kembangkan untuk berkreasi dalam mendongeng misalnya. Atau anak yang berkreasi dengan membuat berbagai prakarya, biarkan berkreasi misalnya dengan barang-barang bekas yang seharusnya sudah dibuang.

Pada usia anak saya sektiar 8 tahun, dia lebih tertarik dengan membuat sesuatu dari bahan-bahan bekas atau kita biasanya menyebut dengan prakarya. Ketertarikannya pada kisah Dinosaurus sering menjadi ide dalam kreatifitasnya, apapun ceritanya pasti dia kaitkan dengan Dinosaurus.

Sebagai orang tua sebaiknya kita terlibat dengan ketertarikannya, memfasilitasi mereka untuk membuat kreatifitas tanpa terlibat lebih jauh. Sedikit menjadi catatan apa yang bisa dilakukan terhadap anak agar menjadi kreatif :

1. Sepakati, setiap hari waktu untuk membuat sesuatu yang kreatif

2. Tetapkan judul/tema dari kreasi yang akan dibuatnya

3. Siapkan tempat, seperti ‘kotak harta karun’, berisi berbagai keperluan kreativitasnya dan untuk lebih menarik.Kotak tadi bisa dipercantik sesuai dengan keinginannya dan letakkan pada tempat yang sering terlihat oleh anak kita

4. Jika anak suka dengan kreasi barang bekas, maka ingatkan dia untuk menyimpan barang bekas tadi pada kotak harta karunnya

5. Pastikan bahwa peralatan lengkapnya selalu tersedia, seperti lem, selotip, glu dan barang lainnya yang mudah habis

6. Tak perlu malu meminta barang-barang bekas sekiranya menraik untuk kreatifitas

7. Ketika berjalan jalan, menonton televisi atau ketika sedang makan sekalipun coba tanyakan anak kita, imajinasi apakah yang ada dalam dirinya

Pada saat mulai mengerjakan kreatifitasnya, maka kita cukup melihatnya sesekali tak usah selalu ada disampingnya. Semaksimal mungkin dia kerjakan sendiri, ketika dia meminta kita untuk mengguntingnya jangan langsung dituruti, biarkan dia melakukan dengan kemampuannya sendiri.

Waktu untuk mengerjakan kreativitas tidak pernah sama, bisa berjam-jam tetapi bisa juga hanya beberapa menit, kita tidak perlu memaksanya untuk cepat-cepat selesai.

Setelah selesai prakaryanya dibuat, tanyakan maksud dari membuat prakarya tersebut, biarkan dia berbicara dan berimajinasi dengan hasil karyanya. Jangan lupa selalu memberikan pujian dengan hasilkaryanya, apapun hasilnya maka berikan selalu apresiasi baginya.

Demikian tips agar anak kreatif, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca.