Kreatif, adalah kata positif yang menjadi dambaan kita.
Ketika kita dikatakan kreatif, atau anak kita kreatif tentu menjadi suatu
kebanggan.
Kita tahu bahwa, setiap anak memiliki ketertarikan sendiri,
kreatif bagi anak sangat beragam dan akan berbeda-beda. Kita harus dapat
melihat ke arah manakah anak lebih tertarik.
Jika olah raga adalah ketertarikannya, maka biarkan dia
berkreasi dibidang olah raga, jika ketertarikannya dalam hal berbicara, maka
kembangkan untuk berkreasi dalam mendongeng misalnya. Atau anak yang berkreasi
dengan membuat berbagai prakarya, biarkan berkreasi misalnya dengan
barang-barang bekas yang seharusnya sudah dibuang.
Pada usia anak saya sektiar 8 tahun, dia lebih tertarik
dengan membuat sesuatu dari bahan-bahan bekas atau kita biasanya menyebut
dengan prakarya. Ketertarikannya pada kisah Dinosaurus sering menjadi ide dalam
kreatifitasnya, apapun ceritanya pasti dia kaitkan dengan Dinosaurus.
Sebagai orang tua sebaiknya kita terlibat dengan ketertarikannya,
memfasilitasi mereka untuk membuat kreatifitas tanpa terlibat lebih jauh.
Sedikit menjadi catatan apa yang bisa dilakukan terhadap anak agar menjadi
kreatif :
1. Sepakati, setiap hari waktu untuk membuat sesuatu yang
kreatif
2. Tetapkan judul/tema dari kreasi yang akan dibuatnya
3. Siapkan tempat, seperti ‘kotak harta karun’, berisi
berbagai keperluan kreativitasnya dan untuk lebih menarik.Kotak tadi bisa
dipercantik sesuai dengan keinginannya dan letakkan pada tempat yang sering
terlihat oleh anak kita
4. Jika anak suka dengan kreasi barang bekas, maka ingatkan
dia untuk menyimpan barang bekas tadi pada kotak harta karunnya
5. Pastikan bahwa peralatan lengkapnya selalu tersedia,
seperti lem, selotip, glu dan barang lainnya yang mudah habis
6. Tak perlu malu meminta barang-barang bekas sekiranya
menraik untuk kreatifitas
7. Ketika berjalan jalan, menonton televisi atau ketika
sedang makan sekalipun coba tanyakan anak kita, imajinasi apakah yang ada dalam
dirinya
Pada saat mulai mengerjakan kreatifitasnya, maka kita cukup
melihatnya sesekali tak usah selalu ada disampingnya. Semaksimal mungkin dia
kerjakan sendiri, ketika dia meminta kita untuk mengguntingnya jangan langsung
dituruti, biarkan dia melakukan dengan kemampuannya sendiri.
Waktu untuk mengerjakan kreativitas tidak pernah sama, bisa
berjam-jam tetapi bisa juga hanya beberapa menit, kita tidak perlu memaksanya
untuk cepat-cepat selesai.
Setelah selesai prakaryanya dibuat, tanyakan maksud dari
membuat prakarya tersebut, biarkan dia berbicara dan berimajinasi dengan hasil
karyanya. Jangan lupa selalu memberikan pujian dengan hasilkaryanya, apapun
hasilnya maka berikan selalu apresiasi baginya.
Demikian tips agar anak kreatif, semoga dapat bermanfaat
bagi pembaca.
No comments:
Post a Comment