Pada tulisan sebelumnya di http://efandora.blogspot.com/2018/08/5-hal-penting-yang-harus-diingat.html
tentang apa saja yang harus menjadi perhatian jamaah ketika di Mina dan untuk tulisan
ini akan menjelaskan peralatan apa yang diperlukan saat di Mina. Jamaah haji
perlu diingatkan bahwa selama di Mina kita bertanggung jawab pada barang-barang
bawaan sendiri, jangan mengandalkan petugas haji yang disiapkan pemerintah atau
petugas KBIH, mereka sudah direpotkan mengatur keperluan jamaah
keseluruhan. Untuk itu, bawalah perlengkapan
secukupnya. Ruang tenda yang tersedia cukup terbatas, jangan sampai ruang tenda
untuk beristirahat penuh oleh barang bawaan.
Suasana di dalam tenda, sesaat sebelum pulang dari Mina.Foto; teh Ela Nurlaila
Peralatan apa yang
diperlukan ketika di Mina? berdasarkan pengalaman kami peralatan penting yang
sebaiknya dibawa,
1.
Peralatan ibadah seperti sajadah, mukena
dan buku doa serta Al Quran adalah senjata utama Jamaah Haji,
2.
Tenda pada umunya beralas karpet, sebagian lantainya hanya di semen sehingga
berdebu. Karena itu, sebaiknya membawa alas
tidur seperti sleeping bag,
tetapi lebih tipis dan simpel. Bawa juga bantal kecil sebagai alas kepala serta
sehelai kain untuk selimut.
3. Dua
jenis tas, tas tentengan yang
dibagikan oleh pemerintah bisa menjadi pilihan dan tas aga kecil untuk di bawa
pada saat wukuf di Arafah dan lempar Jumroh. Karena ruangan terbatas, tas besar
tidak disarankan karena akan mengurangi space untuk istirahat.
4.
Bawalah baju yang cukup, saya
membawa 3 potong baju ikhram dengan kelengkapannya, cukup jika kita mencuci
pakaian di Mina. Rombongan kami berada di Mina selama 5 hari 5 malam. Setelah
wukuf di Arafah, rombongan kami kembali ke
tenda yang sama karena lokasinya di Mina Jadi, yaitu perluasan kota Mina
sehingga berfungsi juga sebagai Muzdhalifah.
5. Keperluan mencuci baju, menjemur baju
dan mandi, sebaiknya ada tempat untuk menjemur baju, dapat digunakan bersamaan dengan jamaah lain. Satu KBIH
bisa menggunakan satu jemuran bersama-sama. Kami bahkan menggunakan dengan KBIH
lain.
6.
Sebaiknya membawa sepatu untuk
berjalan jauh yang nyaman dan sandal
jepit untuk kegiatan di tenda. Sepatu nyaman diperlukan terutama saat
melaksanakan Lempar Jumroh.
7. Bawalah
uang secukupnya. Untuk para jamaah yang memiliki masalah kesehatan atau jamaah
yang sudah sepuh sebaiknya menyiapkan biaya untuk ‘jasa’ mendorong kursi roda
atau untuk keperluan lainnya. Pengalaman kami, ketika jumrah ternyata beberapa
jamaah memerlukan jasa pendorong kursi roda karena jaraknya cukup jauh.
Untuk peralatan lain yang selalu
di bawa, seperti payung dan semprotan air, bisa dilihat di tautan dengan alamat
http://efandora.blogspot.com/2017/12/9-peralatan-penting-selama-beribadah.html.
Setelah mempersiapkan
hal-hal terbaik, bertawakallah kepada Allah SWT. Ingat, kita adalah tamu Allah , selamat menikmati jamuan-jamuan berhaji dari Allah SWT….


