Friday, August 17, 2018

Peralatan Apa Saja yang DIPERLUKAN ketika di Mina?

Pada tulisan sebelumnya di http://efandora.blogspot.com/2018/08/5-hal-penting-yang-harus-diingat.html tentang apa saja yang harus menjadi perhatian jamaah ketika di Mina dan untuk tulisan ini akan menjelaskan peralatan apa yang diperlukan saat di Mina. Jamaah haji perlu diingatkan bahwa selama di Mina kita bertanggung jawab pada barang-barang bawaan sendiri, jangan mengandalkan petugas haji yang disiapkan pemerintah atau petugas KBIH, mereka sudah direpotkan mengatur keperluan jamaah keseluruhan.  Untuk itu, bawalah perlengkapan secukupnya. Ruang tenda yang tersedia cukup terbatas, jangan sampai ruang tenda untuk beristirahat penuh oleh barang bawaan. 
 Suasana di dalam tenda, sesaat sebelum pulang dari Mina.Foto; teh Ela Nurlaila
Peralatan apa yang diperlukan ketika di Mina? berdasarkan pengalaman kami peralatan penting yang sebaiknya dibawa,
1. Peralatan ibadah seperti sajadah, mukena dan buku doa serta Al Quran adalah senjata utama Jamaah Haji,
2. Tenda pada umunya beralas karpet, sebagian lantainya hanya di semen sehingga berdebu. Karena itu, sebaiknya membawa alas tidur seperti sleeping bag, tetapi lebih tipis dan simpel. Bawa juga bantal kecil sebagai alas kepala serta sehelai kain untuk selimut.
3.  Dua jenis tas, tas tentengan  yang dibagikan oleh pemerintah bisa menjadi pilihan dan tas aga kecil untuk di bawa pada saat wukuf di Arafah dan lempar Jumroh. Karena ruangan terbatas, tas besar tidak disarankan karena akan mengurangi space untuk istirahat.
4. Bawalah baju yang cukup, saya membawa 3 potong baju ikhram dengan kelengkapannya, cukup jika kita mencuci pakaian di Mina. Rombongan kami berada di Mina selama 5 hari 5 malam. Setelah wukuf di Arafah, rombongan kami kembali ke  tenda yang sama karena lokasinya di Mina Jadi, yaitu perluasan kota Mina sehingga berfungsi juga sebagai Muzdhalifah.
5. Keperluan mencuci baju, menjemur baju dan mandi, sebaiknya ada tempat untuk menjemur baju, dapat  digunakan bersamaan dengan jamaah lain. Satu KBIH bisa menggunakan satu jemuran bersama-sama. Kami bahkan menggunakan dengan KBIH lain.
6. Sebaiknya membawa sepatu untuk berjalan jauh yang nyaman dan sandal jepit untuk kegiatan di tenda. Sepatu nyaman diperlukan terutama saat melaksanakan Lempar Jumroh.
7. Bawalah uang secukupnya. Untuk para jamaah yang memiliki masalah kesehatan atau jamaah yang sudah sepuh sebaiknya menyiapkan biaya untuk ‘jasa’ mendorong kursi roda atau untuk keperluan lainnya. Pengalaman kami, ketika jumrah ternyata beberapa jamaah memerlukan jasa pendorong kursi roda karena jaraknya cukup jauh.
Untuk peralatan lain yang selalu di bawa, seperti payung dan semprotan air,  bisa dilihat di tautan dengan alamat http://efandora.blogspot.com/2017/12/9-peralatan-penting-selama-beribadah.html.
Setelah mempersiapkan hal-hal terbaik, bertawakallah kepada Allah SWT. Ingat, kita adalah tamu Allah , selamat menikmati jamuan-jamuan berhaji dari Allah SWT….

No comments:

Post a Comment