Tulisan ini adalah saduran dari
buku Haikal Hassan dengan judul Law of Repetation. Saya sangat tertarik dengan buku
tersebut, buku kecil dengan bahasa yang tidak sulit tetapi bermakna dan sangat
bermanfaat bagi kita. Hal-hal kecil yang sering kali terlupan, ternyata dapat
menjadi kunci keberhasilan kita dikemudia hari.Bagaimana mencapai keberhasilan
yang kita harapkan, yang kita cita-citakan dengan menerapkan hukum pengulangan.
Para atlet yang sukses, melakukan pengulangan melalui latihan-latihan yang
mereka lakukan setiap hari. Para ilmuwan ternama, melakukan pengulangan
aktivitas untuk membuktikan teorinya sampai ditemukan berbagai penemuan yang
bermanfaat bagi umat manusia. Dan banyak kisah sukses lainnya, karena
pengulangan yang dilakukan secara konsisten.
Hal penting lainnya adalah target
yang kita tetapkan, harus dapat kita uraikan pada aktivitas-aktivitas menuju
target tersebut, rencana dengan batasan waktu tertentu perlu ditetapkan
sehingga kita dapat mengevaluasi dan memperbaiki aktivitas untuk mecapai target
tersebut.
Law of Repetation dalam
Ajaran Agama
Agama Islam telah mengajarkan,
bahwa ibadah merupakan awal dari kesuksesan seseorang. Pelaksanaan ibadah agama
Islam dilakukan berulang. Shalat wajib dilakukan 5 kali dalam sehari dan setiap
hari kita laksanakan, proses pengulangan, dzikir dilakukan juga berulang
kali. Contoh lainnya adalah haji, prosesi haji seperti thawaf merupakan
aktivitas pengulangan. Kegiatan ibadah
yang kita lakukan secara berulang, tidak menjadikan bertambah MuliaNya Allah
SWT, tetapi untuk diri kita sendiri, sehingga
keyakinan kita semakin bertambah dan mendalam kepada Allah SWT.
Dalam bahasa sunda, kita mengenal
pribahasa Cikaracak Ninggang Batu Laun-laun jadi Legok (tetesan air mengenai
batu, lambat laun membentuk cekungan). Peribahasa ini menjelaskan, air yang
menetes pada batu keras dan kuat akan menyebabkan cekungan karena tetesan air
yang terus menerus, berulang dalam waktu yang lama. Pekerjaan yang
berulang, walaupun hanya setetes air ternyata dapat membentuk batu yang keras.
Bukti lainnya dapat kita lihat di
sekeliling kita. Alam mengajarkan proses pengulangan, menghasilkan sesuatu yang
luar biasa. Keindahan Stalagtit dan stalagnit pada bebatuan kapur yang
terbentuk karena tetesan air. Grand
Canyon, di negara bagian Arizona, pemandangan luar biasa yang dibentuk dalam
kurun waktu berjuta tahun yang lalu oleh kikisan aliran Sungai Colorado. Dan
masih banyak bentukan alam indah akibat hukum alam yang berulang.
Otak dan Otot Syaraf
Informasi-informasi yang sejenis
dan berulang yang disampaikan ke otak akan ditempatkan dengan kode unik yang
memungkinkan pemrosesannya berjalan lebih cepat, bahkan berlaku lebih otomatis.
Menghafal paling mudah dan popular adalah dengan mengulang-ulang materi yang
kita pelajari.
Selain brain memory, kita mengenal muscle
memory. Jika brain memory terbentuk dari pengetahuan maka muscle memory
terbentuk karena latihan. Merupakan sumber dari segala talenta yang dibentuk melalui
latihan-latihan terus menerus (deep
practice). Muscle memory yang kita sebut myein atau dalam bahasa ini disebut
otot saraf, tersebar merata di seluruh tubuh dalam bentuk system saraf pada
otot-otot kita yang memberi perintah dan menyimpan informasi.
Fakta-fakta baru menyebutkan pembentukan myelin atau otot saraf (muscle memory) berada di baik kesuksesan seorang artis besar, pelukis terkemuka, akademisi terpandang, bahasa tubuh para pemimpin besar, action oriented para enterpreneur sukses, dan terobosan-terobosan yang dilakukan perusahaan-perusahaan inovatif.
Fakta-fakta baru menyebutkan pembentukan myelin atau otot saraf (muscle memory) berada di baik kesuksesan seorang artis besar, pelukis terkemuka, akademisi terpandang, bahasa tubuh para pemimpin besar, action oriented para enterpreneur sukses, dan terobosan-terobosan yang dilakukan perusahaan-perusahaan inovatif.
Pada pengembangan kecerdasan otak
dan kecerdasan otot, hukum pengulangan memegang peranan sentral dan vital.
Tanpa hukum pengulangan, otak kita tidak akan sampai pada level kegeniusan.
Tanpa hukum pengulangan, otot-otot kita tidak akan sampai pada level reflex
yang menakjubkan dari sisi kecepatan dan akurasinya.
Hukum pengulangan menjamin bahwa pencapaian-pencapaian besar merupakan konsekuensi logis dari hal-hal kecil yang dilakukan berulang-ulang. Sedangkan pembatalan hukum pengulangan adalah saat seseorang hanya tertarik pada hal-hal yang terlihat besar dan sikap jalan pintas (shortetisme) atau budaya instan. Tentu saja, hasilnya akan jauh berbeda. Budaya instan sering kali melesatkan seseorang dalam waktu sesaat dan akhirnya kembali terpuruk bahkan lebih buruk.
Reprogramming Your Subconscius
Mind
Setiap orang adalah produk dari
pikirannya sendiri. Sedemikian rupa pikiran tersebut membentuk dan melukiskan
apa yang dikerjakan, cara ia menghadapi masalah, cara ia berhadapan dengan
orang lain, membentuk karakternya ,pikirannya, refleksinya . Otak kita adalah
pabrik yang super sibuk dan tak pernah berhenti bekerja sejak manusia dilahirkan
sampai manusia mati. Setiap detik, setiap ment, setiap jam, pabrik ini terus
berproduksi menghasilkan pikiran yang tidak terhitung jumlahnya.
Dalam menghasilkan pikiran, manusia selalu diatur oleh dua buah kekuatan, yaitu kekuatan alam bawah sadar untuk sukses dan kekuatan bawah sadar untuk gagal;
-
Kekuatan
Sukses, bertanggung jawab untuk menghasilkan semua pikiran positif dan
selalu memberikan jawaban yang tepat akan alasan mengapa kita mampu, alasan
mengapa kita berhasil , dan alasan mengapa kita pasti memperoleh kesuksesan
-
Kekuatan
Gagal, bertanggung jawab untuk menghasilkan semua pikiran negative dan
selalu memberikan jawaban yang tepat akan alasan mengapa kita lemah, memberikan
alasan mengapa kita pantas memperoleh kegagalan dan melihat dunia selalu dengan
kesinisan.
Kedua kekuatan ini patuh dan tunduk dengan kita. Keduanya dengan cepat menjadikan perintah kita begitu mendapatkan sedikti saja isyarat mental yang kita pancarkan baik secara sadar maupun tidak. Bila kita memberikan isyarat positif, kekuatan sukses akan segera mengambil alih semua aspek pekerjaan dan mendorongnya untuk selalu berbuat, bersikap, bertindak sebagaimana layaknya di mana sukses pantas untuk kita dapatkan. Sebailkuna bila kita memberikan isyarat negative, kekuatan gagal akan segera mengambi alih semua aspek pekerjaan dan mendorongnya untuk selalu berbuat, bersikap, bertindak sebagaimana layaknya kegagalan memang pantas untuk kita terima.
Permainan pikiran di atas adalah fakta dan dapat dikatakan seperti mukjizat. Istilah asing yang terkenal, You are What You Think, You can be come whatever you believe you can be!!
Kita adalah apa
yang kita pikirkan, kita dapat menjadi apa pun selama kita yakin dapat melakukannya. Bila kita
memulai pagi dengan umpatan dan keluhan
serta membiarkan sinyal isyarat kekuatan gagal itu terus membayangi
aktivitas kita, makan semakin dekat dengan kegagalan. Dan sebaliknya, ketika
kita memulai pagi dengan syukur, bahagia dan semangat maka kekuatan sukses akan
dekat dan hari –hari kita akan dipenuhi kesuksesan dan kebahagian.
You
are Your Habit
Kita fahami
bahwa seseorang dikenali dari semua yang dilakukannya, terutama tentang apa
yang biasa dilakukannya. Rangkaian kesibukan aktivitas tubuh terutama yang
dilakukan berulang-ulang diberi nama kebiasaan. Jika pengenalan manusia adalah
titik perhatian kita, segala kebiasaan kita yang dapat diindera manusia itulah
yang akan menentukan siapa kita didepan manusia.
Berkata-kata
(tulisan ataupun ucapan) adalah kebiasaan pertama kali dinilai orang lain.
Terkait dengan kebiasaan kita yang paling banyak dilakukan, perhatikan
kejelasannya, efektivitas persuasi dan rasa hormat yang mengiringinya. Pilihan
kata yang tepat dalam rangkaian kalimat yang memberikan pesan jelas, tegas dan
mudah dipahami akan memastikan pesan anda diterima dengan baik.Jika kita berkomunikasi
yang efektif dan benar, maka kita telah menyelesaikan sebagain dari masalah.
FORMULA KEBERHASILAN
Dalam bukunya, Haikal Hasan
menerangkan formula untuk mencapai kegerhasilan, inilah yang dilakukan/dipraktekan oleh
orang-orang sukses dalam bidangnya.
(M+S+A)xR=D
M=motivator, adalah niat baik atau motif dari keberadaan kita dalam
kehidupan ini. Motivasi adalah alasan atas semua hal yang diinginkan, diidam-idamkan
atau pihak yang pantas menerima dampak kebaikan-kebaikan kita. Maka segera
tetapkan motif kita dalam mengarungi kehidupan ini atau alasan kegemilangan
nasib kita
S=Sincerity, Ketulusan atau keikhlas adalah mengundang kedamaian jiwa sekaligus mengundang kekuatan bantuan sangat besar dan tidak terduga.
A=Activities, keberhasilan yang dirasakan hanya bermanfaat dan ada di dunia nyata, memungkinkan adalah rangkaian aktivitas yang dilakukan. Kita tidak bisa pernah lepas dari kenyataan, bahkan diam juga merupakan aktivitas, maka pilihan terserah pada diri kita sendiri
R=Repetition, Sinergi motif, ketulusan dan aktivitas akan menghasilkan nasib. Tetapi, hanya yang dikalikan atau digandakan dengan pengulangan yang memastikan nasib itu besar, kuat, bernilai tinggi dan abadi.
Tanpa pengulangan, motivasi akan menjadi basi dan aktivitas tak akan berarti
D= Destiny, Nasib adalah hasil yang tidak akan pernah dapatkan dan kendalikan, dia hanyalah sebuah akibat. Siapapun tak dapat mengendalikan nasib dirinya sendiri
Dalam hukum sebab-akibat, yang
dapat dilakukan hanyalah factor-faktor penyebab. Yaitu, motif, ketulusan, aktiviatas
dan berapakali pengulangan yang diakukan.
ANDA ADALAH KEBIASAAN ANDA
Rangkaia kesibukan ativitas tubuh
terutama yang dilakukan berulang-ulang, itulah yang disebut dengan kebiasaan.
Sebuah
kebiasaan berawal dari pikirian, Pikiran berulang melahirkan Perkataan. Perkataan
berulang melahirkan Tindakan. Tindakan berulang melahirkan Kebiasaan. Kebiasaan
berulang melahirkan Takdir.
Sebuah keinginan, hanyalah keinginan yang ada difikiran. Dia tidak akan mampu mewujudkan drinya di alam nyata. Dia membutuhkan sebuah jembatan untuk dapat memberikan manfaat yang sesungguhnya. Dia akan membutuhkan rencana kerja. Hal yang penting, bahwa mewujudkan rencana besar perlu kesesuaian dengan keinginan kita. Rencana kita tidak akan pernah menghantarkan keingingn kita jika tidak sesuai dengannya.
Untuk itu bersegeralah
membuat rencana-rencana yang akan menghantarkan kita ke tempat di mana keinginan besar anda mengabil tempatnya.
Buatlah matriks untuk mencapai target-target yang sudah kita tetapan.
Satu-satunya
waktu yang tepat saat memulai sesuatu adalah SEKARANG. Menunggu datangnya waktu
yang baik yang telah lama kita pikirkan
bisa jadi adalah pemborosan waktu. BIsa jadi waktu yang baik atau tepat itu
tidak akan pernah dating.
Bagaimana cara
terdekat untuk bisa memulai? Lakukan dari yang kita bisa lakukan saat ini. Lakukan
dari yang paling mudah . Tindakan awal yang kecil dan sederhana adalah
pemungkinan yang dilakukan tindakan-tindakan besar.
Kapankah saat meraih impian-impian besar? Saat ini,saat kita
memutuskan memulai dan mengabaikan menunda. Keinginan-keinginan itu sebenarnya sedang
mewujudkan dirinya. Kita hanya diminta untuk mencatat dan menindaklanjuti,
mengamati, menindaklanjuti, dan terus
diulang-ulang sehingga mencapai seperti
yang anda impikan.
Hukum
pengulangan, berlaku kepada siapa saja, profesi apapun. Termasuk pegawai negeri
seperti saya. Kita sering dihadapkan pada pekerjaan rutinitas. Sering kali pekerjaan yang secara rutin kita kerjakan tidak memberikan tambahan ilmu dan keterampikan, yang akhrinya menjadi jenuh dan bosan. Tetapi jika kita berfikir
lebih jauh, apapun pekerjaan kita selalu ada kesempatan untuk meningkatkan
kemampuan dan kapasitas kita. Pekerjaan dapat menjadi awal
untuk meningkatkan kapasitas diri. Bagaimana menyikapinya?
Jangan pernah
bosan untuk selalu belajar dan belajar, lebih mendalami apa yang kita lakukan
secara rutin dan jangan berhenti untuk mencari hal-hal baru sehingga kemampuan kita
akan terus berkembang dan bermanfaat.
Pekerjaan yang membangun
nilai-nilai tinggi, berdampak besar, menebarkan banyak manfaat dan hanya
menjunjung tinggi kebaikan maka berdampak baik tak hanya pada diri kita tetapi
bagi orang lain. Nasihat mengatakan bahwa kita hanya diminta untuk bekerja
bukan memastikan rezeki. Rezeki adalah sebuah akibat semata. Penyebabnya adalah
bekerja. Rezeki menjadi besar saat hasil yang kita kerjakan berguna besar bagi
orang lain…S E M O G A….
*) disadur dari buku Haikal Hassan dengan judul
LAW of REPETITION, satu-satunya cara mencapai yang mustahil dicapai
No comments:
Post a Comment