Aturan terkait pengolahan
limbah industry di Indonesia tidak menetapkan kriteria berdasarkan ‘jenis
teknologi’ yang digunakan untuk mengolah limbah tersebut. Karena itu, tidak ada
aturan yang menetapkan jika menggunakan teknologi pengolahan air A maka baku
mutu yang ditetapakan adalah x, atau jika menggunakan teknologi B maka baku
mutu yang dipergunakan adalah z. Umumnya
pengolahan limbah cair industry terdiri dari proses fisika, kimia dan biologi.
Teknologi ataupun kontruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dipergunakan akan berbeda antara satu
industry dengan industry lainnya walaupun dengan jenis produksi yang sama.
Salah satu permasalahan
masih banyak terjadinya pencemaran akibat limbah industry adalah ada/tidaknya atau kompeten/tidaknya penanggung
jawab operasional IPAL dan manager lingkungan industry. Masih sering ditemui,
operator atau penanggung jawab IPAL bukan berlatar belakang teknis yang memahami
persoalan limbah. Masih sering ditemui, operator hanya tukang yang tidak
memahami apakah limbah itu. Jangankan faham akan tindakan apa yang harus
dilakukan jika terjadi sesuatu terhadap IPAL .
Umumnya industry skala dalam
negeri, mempekerjakan operator IPAL ‘seadanya’. Operator kadang sebagai tugas
tambahan dari pegawai administrasi. Bisa saja pegawai ini tidak faham tentang
pengolahan limbah atau malah tidak tahu tentang limbah. Padahal pengelola
limbah sangat berperan penting dalam memenuhi baku mutu sehingga tidak
mencemari lingkungan.
Dalam pelaksanaan program
penilaian kinerja perusahaan ada empat
aspek yang sangat mempengaruhi keberhasilan perusahaan mengelola lingkungan
yaitu ; kebijakan internal, Standar Operasiona dan prosedur, teknologi yang
diterapkan dalam mengolah limbah dan sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang
paling berperan dari tiga aspek lainnya. Selain kompeten, maka komitmen menjadi
kunci dari keberhasilan pengelolaan lingkungan di Industri. Sumber daya manusia
disini adalah mulai dari Owner (pemiliki perusahaan) sampai operator
pengoperasi IPAL. Bisa saja ownernya memiliki komitmen tinggi, tetapi staffnya
tidak, misalnya dia dengan sengaja mengurangi waktu operasi IPAL atau
mengurangi zat kimia yang harusnya ditambahkan, atau sebaliknya.
Gayungisasi
Industri yang berada di hulu
Citarum, sebagian merupakan industry
tekstil yang sudah puluhan tahun beroperasi. Melihat kondisi IPAL, jangankan
untuk meningkatkan pengelolaan, untuk memenuhi baku mutu saja masih menjadi
tandatanya. Disamping itu, sering kali ditemui, operator tidak berlatar belakang teknis atau
tidak memiliki pengalaman yang baik dalam mengolah limbah.
Pengoperasian IPAL didasarkan pada metode ‘Gayungisasi’. Tak ada metode, tak ada aturan yang pasti, bagaimana membubuhkan bahan kimia dalam proses kimiawi, bagaimana memelihara mikroba pada proses biologi. Semua dilakukan by feeling, asal ambil menggunakan gayung. Berdasarkan apa yang diyakininya dan dilakukan setiap hari. Tentu saja, ini menjadi penyebab limbah yang dibuang ke lingkungan tidak terolah dengan baik. Disamping itu, akan terjadi pemborosan biaya, bisa saja bahan kimia yang dibubuhkan melebihi kebutuhan optimal dari proses tersebut.
Pengoperasian IPAL didasarkan pada metode ‘Gayungisasi’. Tak ada metode, tak ada aturan yang pasti, bagaimana membubuhkan bahan kimia dalam proses kimiawi, bagaimana memelihara mikroba pada proses biologi. Semua dilakukan by feeling, asal ambil menggunakan gayung. Berdasarkan apa yang diyakininya dan dilakukan setiap hari. Tentu saja, ini menjadi penyebab limbah yang dibuang ke lingkungan tidak terolah dengan baik. Disamping itu, akan terjadi pemborosan biaya, bisa saja bahan kimia yang dibubuhkan melebihi kebutuhan optimal dari proses tersebut.
Mengapa
Harus Kompeten?
Kompetensi sendiri merupakan
landasan dasar karakteristik orang dan mengindikasikan cara berperilaku atau
berpikir, menyamakan situasi dan mendukung untuk periode waktu yang cukup lama.
Faktor yang dapat memengaruhi kecakapan kompetensi seseorang yaitu keyakinan
dan nilai-nilai, keterampilan, karakteristik pribadi, motivasi, isu emosional,
kemampuan intelektual, budaya organisasi (Spancer, 2003).
Pengetahuan kompetensi
sangat membantu perusahaan untuk mengetahui sejauh mana seorang karyawan dapat
bekerja optimal dan memberikan kontribusi yang sesuai dengan keinginan
perusahaan. Apabila kompetensi atas diri seorang karyawan telah diketahui maka
perusahaan pun akan membantu mengembangkan kompetensi karyawan dengan melakukan
training dan pelatihan-pelatihan yang diperlukan oleh karyawan guna meningkatkan
kompetensinya. Seorang karyawan bertanggungjawab dalam menyelesaikan masalah
dan menjalankan tugas, serta mentransfer informasi kepada orang lain.
Berbagai alasan, mengapa
industry tidak menempaktan operator atau penanggung jawab pengelola limbah yang
tidak kompeten. Tahun 2018 KLHK telah menetapkan peraturan terkait dengan SDM
diindustri. Pada aturan tersebut, menjadi kewajiban bagi industry untuk
memiliki operator pengolah air limbah dan operator pengendalian pencemaran
udara serta penanggung jawab pengendalian pencemaran air dan udara. Operator maupun manager lingkungan,
diharuskan bersertifikasi untuk menunjukkan kompetensinya. Aturan ini
ditetapakan dengan Permen Nomor P.5/menlhk/setjen/kum.1/2/2018 tentang Standar
dan Sertifikasi Kompetensi Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah dan
Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air serta Permen P.6 untuk
Pengendalian Pencemaran Udara.
Sebelumnya, PermenLH Nomor 3
Tahun 2009 tentang Sertifikasi Kompetensi dan Standar Kompetensi Manajer
Pengendalian Pencemaran Air menjadi aturan bahwa setiap industry wajib memiliki
manager lingkungan. Setelah aturan baru ini, maka aturan lama tidak lagi
berlaku. Jika melihat permen sebelumnya, maka P5 dan P6 bukan aturan baru
tetapi aturan lama yang belum dipenuhi oleh
sebagian industry.
Tiga tahun dari sejak aturan
ini ditetapkan maka sudah menjadi kewajiban bagi indusri untuk memiliki
operator pengolah air limbah dan/pencemaran udara serta penanggung jawab pengendalian pencemaran air
dan/udara.
Dalam P5 disebutkan tugas
dari operator dan pengendali pencemaran air diantaranya adalah,
1. Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air
Limbah, adalah personil yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab terhadap ;
- penyusunan rencana,
- pengoperasian dan pengoptimalisasian pengoperasian instalasi air limbah,
- perawatan instalasi air limbah,
- serta melaksanakan tanggap darurat dalam pengoperasian instalasi air limbah
2. Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air,
adalah personil yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab internal terhadap ;
- pencegahan dan penanggulangan pencemaran air
yang disebabkan oleh usaha dan/atau kegiatan,
- dengan garis besar pekerjaan melakukan
penilaian potensi pencemaran air dari seluruh kegiatan produksi,
- menyusun strategi, program dan sasaran dari
berbagai kegiatan pengendalian pencemaran air,
- serta mengkoordinasi dan mengawasi
kelangsungan kegiatan
untuk lebih jelasnya, bisa
dilihat pada permenLHK P5 dan P6 tahun 2018.
Bagaimana
peran pemerintah?
Sebagi upaya pembinaan
terhadap industry, berbagai hal yang bisa dilakukan diantaranya ;
- Memberikan pelatihan secara gratis kepada perusahaan yang punya komitmen tinggi,
- Memberikan sertifikasi dengan harga khusus, karena tetap perlu ada sharing antara pemerintah dengan perusahaan,
- CSR dari perusahaan besar untuk memberikan pembelajaran kepada industry kecil/menengah,
- Membentuk kelembagaan sertifikasi lebih banyak dan bersaing sehingga tidak terlalu sulit dan harga dapat bersaing,
- Perlu adanya sekolah-sekolah yang
menghasilkan operator siap kerja seperti SMK.
Kedepan akan lebih banyak dibutuhkan tenaga-tenaga terampil dalam
mengelola dan mengolah limbah cair maupun polutan udara.
Kompeten
diartikan kemampuan dan kewenangan yang dimiliki oleh seseorang untuk melakukan
suatu pekerjaan, yang didasari oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai
dengan unjuk kerja yang ditetapkan, Karena itu, menyiapkan sumber daya manusia
yang kompeten dan berkomitmen menjadi prioritas. Tentu ini juga harus diimbangi
dengan kemampuan para pegawai pemerintah sehingga mempersiapkan tenaga-tenaga
terampil dan terdidik yang beretika menjadi suatu keharusan. S e m o g a....
Menjual berbagai macam jenis Chemical untuk cooling tower, chiller, Boiler, evapko, STP wwtp ,bakteri dan nutrisi untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di email tommy.transcal@gmail.com,terima kasih
ReplyDelete