Saturday, December 17, 2016

TRANSFORMASI INDUSTRI SEMEN, MENJADI SOLUSI UNTUK LINGKUNGAN (bag.1)




Peran Industri Semen dalam Pembangunan
Infrastruktur merupakan bagian terpenting dari pembangunan suatu negara. Pembangunan jalan, jembatan, gedung, fasilitas air bersih dan infrastruktur lainnya memerlukan semen dalam prosesnya. Semen menjadi materi yang tidak terelakan dalam setiap  aktivitas pembangunan.
Disisi lain, sektor Industri dianggap sebagai  sumber pencemar lingkungan termasuk industri semen. Industri semen digolongkan sebagai industri dengan potensi pencemaran tinggi. Selain penggunaan bahan baku yang banyak, dikenal juga sebagai industri yang rakus energi. 

Taiheiyo Cement (TC) yang Bertransformasi
Jepang dengan keterbatasan sumberdaya alam dan energi menyebabkan industri  harus berfikir cerdas, bagaimana produksi berjalan dengan efisien dan efektif tetapi kualitas tetap terjamin.  Inilah yang kemudian dirintis oleh TC di Hidaka City, Saitama Prefecture (provinsi Saitama), dengan memanfaatkan sampah rumah tangga dan perkantoran sebagai sumber energi dan bahan baku campuran semen. Penerapan kebijakan ini menghasilkan nilai lebih, TC menjadi industri yang telah ber-TRANSFORMASI, dari sumber masalah menjadi solusi.

Kebutuhan akan semen mendorong TC meningkatkan produksinya. Namun TC tidak hanya berorientasi bagaimana memproduksi semen dengan kualitas baik dan efisien. Sebagai tanggung jawabnya terhadap lingkungan, TC berkomitmen menjadi solusi bagi masalah lingkungan.  Motto yang disampaikan oleh TC  adalah ‘We are aiming at the harmony of a comfortable society and the global environment’.

Penggunaan Municipal Waste sebagai Bahan Bakar dan Bahan Baku Semen
Secara umum, TC menerapkan dua prinsip pengolahan sampah. Sampah kering dari municipal waste, dipisahkan untuk kemudian dibakar dengan menggunakan insinerator. Cara ke dua melalui proses biologi untuk sampah-sampah organik  yang produk akhirnya akan menjadi bahan baku semen.  

Pengolahan sampah dengan insinerator dimaksudkan untuk menghindari zat berbahaya. Pembakaran dengan temperatur tinggi, sekitar  1.450 0C, akan  terjadi pembakaran sempurna sehingga tidak terbentuk gas-gas berbahaya seperti dioxin. Hasil dari pembakaran sampah, menjadi bahan dasar bersama dengan bahan dasar semen lainnya, kemudian diproses dan menghasilan semen yang dikatagorikan sebagai Eco-cement (semen ramah lingkungan). 

Proses Produski Semen Ramah Lingkungan
Proses yang dilakukan terdiri proses pengolahan sampah dan proses produksi semen, digambarkan di bawah ini.




Gambar  1. Proses Produksi Semen pada Taiheiyo Cement (sumber: Taiheiyo Cement)

No comments:

Post a Comment