Peran Industri Semen dalam Pembangunan
Infrastruktur
merupakan bagian terpenting dari pembangunan suatu negara. Pembangunan jalan,
jembatan, gedung, fasilitas air bersih dan infrastruktur lainnya memerlukan
semen dalam prosesnya. Semen menjadi materi yang tidak terelakan dalam
setiap aktivitas pembangunan.
Disisi
lain, sektor Industri dianggap sebagai sumber pencemar lingkungan termasuk industri
semen. Industri semen digolongkan sebagai industri dengan potensi pencemaran
tinggi. Selain penggunaan bahan baku yang banyak, dikenal juga sebagai industri
yang rakus energi.
Taiheiyo Cement (TC) yang Bertransformasi
Jepang
dengan keterbatasan sumberdaya alam dan energi menyebabkan industri harus berfikir cerdas, bagaimana produksi
berjalan dengan efisien dan efektif tetapi kualitas tetap terjamin. Inilah yang kemudian dirintis oleh TC di
Hidaka City, Saitama Prefecture (provinsi Saitama), dengan memanfaatkan sampah
rumah tangga dan perkantoran sebagai sumber energi dan bahan baku campuran
semen. Penerapan kebijakan ini menghasilkan nilai lebih, TC menjadi industri
yang telah ber-TRANSFORMASI, dari sumber
masalah menjadi solusi.
Kebutuhan
akan semen mendorong TC meningkatkan produksinya. Namun TC tidak hanya
berorientasi bagaimana memproduksi semen dengan kualitas baik dan efisien.
Sebagai tanggung jawabnya terhadap lingkungan, TC berkomitmen menjadi solusi
bagi masalah lingkungan. Motto yang
disampaikan oleh TC adalah ‘We are aiming at the harmony of a
comfortable society and the global environment’.
Penggunaan Municipal
Waste sebagai Bahan Bakar dan Bahan Baku Semen
Secara
umum, TC menerapkan dua prinsip pengolahan sampah. Sampah kering dari municipal
waste, dipisahkan untuk kemudian dibakar dengan menggunakan insinerator. Cara ke dua melalui proses biologi untuk sampah-sampah organik yang produk akhirnya akan menjadi bahan baku semen.
Pengolahan
sampah dengan insinerator dimaksudkan untuk menghindari zat berbahaya.
Pembakaran dengan temperatur tinggi, sekitar 1.450 0C, akan terjadi pembakaran sempurna sehingga tidak
terbentuk gas-gas berbahaya seperti dioxin. Hasil dari pembakaran sampah,
menjadi bahan dasar bersama dengan bahan dasar semen lainnya, kemudian diproses
dan menghasilan semen yang
dikatagorikan sebagai Eco-cement (semen
ramah lingkungan).
Proses Produski Semen
Ramah Lingkungan
Proses yang dilakukan terdiri proses pengolahan sampah
dan proses produksi semen, digambarkan di bawah ini.
Gambar 1.
Proses Produksi Semen pada Taiheiyo Cement (sumber: Taiheiyo Cement)
No comments:
Post a Comment