Seperti dua tulisan
sebelumnya, tulisan kali ini juga masih sekitar persiapan berhaji. Bagaimana
menyiapkan pakaian yang terbaik? Karena Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan
untuk menggunakan pakain terbaik ketika beribadah. Pakaian terbaik tidak perlu
mahal, yang penting memenuhi syariat
berpakaian haji bagi muslim dan muslimah.
Akan lebih baik jika kita mempersiapkan keperluan ibadah haji jauh-jauh hari, karena ibadah
haji adalah ibadah panjang dan waktu menunggu yang cukup lama. Tak ada salahnya
jika kita juga menyiapkan pakaian terbaik untuk ibadah haji.
Suasana
malam hari di Masjidil Haram,
walaupun malam hari tetap penuh oleh
para jamaah haji
Kali ini akan dibahas
tentang persiapan pakaian, khususnya untuk kaum perempuan/ para ibu, karena lebih kompleks dari pada kaum lelaki. Pakaian
sangat penting karena akan kita gunakan sehari-hari.
Saat saya berhaji di tahun
2017, selama 9 hari di Madinah mendapat hujan sebanyak 2 kali dan di Makkah
selama 30 hari mendapatkan hujan 3 kali. Hampir setiap hari Jamaah haji
menghadapi udara panas menyengat. Bagi kita yang terbiasa hidup di daerah
nyaman maka cuaca di tanah suci menjadi tantangan tersendiri. Jangan sampai ibadah kita terkalahkan oleh
cuaca. Untuk itu perlu diantisipasi dengan mempersiapkan pakaian seperti apa
yang akan digunakan sehari-hari dan pakaian apa yang akan digunakan pada saat beribadah.
1. Kerudung, pilih
yang praktis dan nyaman. Saat ini banyak sekali kerudung yang langsung
digunakan, dengan berbagai jenis kain dan ukuran serta model. Pilihlan kerudung
yang praktis, tidak ribet dan mudah
digunakan dengan tetap mengikuti aturan cara berjilbab yang benar. Sebaiknya
jilbab yang panjang tapi tidak menghambat aktivitas. Panjang kerudung biasanya
tergantung pada selera, saya menggunakannya yang menutupi pinggang dan dibawah
pinggang.
Pada
saat berihrom, biasanya orang Indonesia menggunakan warna putih. Keuntungan
warna putih karena tidak menyerap panas sehingga akan lebih nyaman. Kerudung
Hitam dan putih adalah warna netral yang harus dibawa. tambahan kerudung warna-warni bisa masuk dalam
list bawaan yang bisa kita gunakan
ketika city tour atau saat beribadah tidak berihrom.
2. Pakaian, bagi
kaum perempuan pakaian adalah hal yang sangat penting. Tentu kita ingin sekali
tampil modis setidaknya sesuai dengan tempat dan aktivitas yang kita lakukan.
Beribadah adalah saat-saat kita berhadapan langsung dengan Allah SWT, maka
berpakaian rapi dan baik menjadi pilihan.
Selain
menutup aurat dengan sempurna, kenyamanan baju juga menjadi penting. Sebagai
kaum perempuan, baju yang paling nyaman adalah baju daster. Pilihlan baju yang senyaman daster. Model simpel
tapi tetap modis, untuk memudahkan gerakan. Bentuk kancing depan dan bagian
tangan menggunakan kancing cetet akan
mempermudah membuka dan menutup. Pada saat-saat tertentu, kita harus gerak
cepat, berwudhu dan beraktivitas ke kamar mandi sangat dibatasi waktu. Misalnya
pada saat di Mina, kamar mandi yang terbatas tidak sebanding dengan jumlah
jamaah .
Untuk
Jemaah haji Indonesia, umumnya menggunakan baju berwarna putih ketika Ihram.
Saya menyiapkan 4 pakai putih dan khusus digunakan ketika berhaji dan berumroh.
Untuk sehari-hari, saya menggunakan tunik dan celana panjang dan daster jika
hanya di penginapan saja. Daster bisa dibawa sekitar 3 atau 4 baju, dan tunik 2 baju.
Saya
menjahit baju khusus untuk berihram, dengan bahan dari katun dan model baju
simple tapi tetap bermodel. Tidak usah ke penjahit mahal, penjahit biasa
umumnya bisa karena modelnya tidak rumit. Beberapa teman bahkan menjahit
sendiri.
3. Celana
panjang, Longgar dan nyaman sebagai dalaman untuk
gamis/tunik yang kita gunakan. Pakailah celana yang berkaret, selain lebih
nyaman akan memudahkan saat memakai atau melepaskan.
Untuk
saya pribadi, ,legging tidak terlalu nyaman, mungkin karena udara panas
sehingga jika menggunakan yang ketat biasanya timbul gatal-gatal. Saya membawa
celana berwarna gelap 3 dan berwana putih 2 .
4. Sepatu, siapkan
2 jenis sepatu. Sepatu sandal untuk sehari-hari yang mudah dibuka/ digunakan karena
kita akan sering keluar masuk masjid. Yang
kedua sepatu kets/semacamnya, nyaman dan
ringan untuk perjalan jauh. Misalnya ketika lempar jumroh atau saat city tour.
5. Sandal
jepit, diperlukan untuk kegiatan sehari-hari dipenginapan.
6.
Kaos kaki, pilihlah
yang nyaman karena digunakan setiap saat. Akan diperlukan kaos kaki lebih banyak. Kaos kaki berwarna-warni tidak
dilarang, namun untuk keserasian ketika aktivitas umroh dan haji kaos kaki
putih dan hitam menjadi pilihan. Saya lebih senang menggunakan kaos kaki yang bentuk
biasa, kaos kaki jari sulit menggunakannya. Siapkan sekitar 8 pasang. Kaos kaki
bersih selalu kita siapkan di kantong bawaan, jadi ketika akan shalat sebaiknya
kaos kaki diganti agar lebih bersih dan tidak ragu.
7. Manset
tangan dan Ciput, manset digunakan agar lengan tertutup sempurna.
Manset putih dan hitam tetap menjadi andalan, bawalah sekitar 4 pasang manset. Untuk ciput seperti juga kerudung,
pilihlan yang peraktis dan menjaga agar rambut tidak tampak terutama ketika
beribadah.
Untuk menjaga kesehatan diri maka kaca mata
hitam dan masker,
topi, minum dan semprotan air adalah barang wajib yang harus dibawa pada saat kita keluar dari
penginapan
Jangan
menunggu waktu keberangkatan, persiapan jauh-jauh hari akan lebih baik dan pada
akhirnya Tawakkalah kepada Allah SWT agar haji kita menjadi haji yang Mabrur….Aamiin
Allohumma Aamiin
*Tautan lainnya*;
http://efandora.blogspot.co.id/2017/11/7-cara-mendapatkan-pahala-besar-dari.html, http://efandora.blogspot.co.id/2017/12/9-peralatan-penting-selama-beribadah.html
*Tautan lainnya*;
http://efandora.blogspot.co.id/2017/11/7-cara-mendapatkan-pahala-besar-dari.html, http://efandora.blogspot.co.id/2017/12/9-peralatan-penting-selama-beribadah.html

Semoga saya dapat segera berangkat haji, aamiin...
ReplyDeleteSalam,
Eri Anggoro Kasih
Aamiin Allohumma Aamiin
DeleteKeren bu. Terima kasih pencerahannya.
ReplyDeleteAlhamdulillah...sami-sami
Delete