Monday, January 1, 2018

Menyiapkan Pakaian Terbaik Untuk Ibadah Haji



Seperti dua tulisan sebelumnya, tulisan kali ini juga masih sekitar persiapan berhaji. Bagaimana menyiapkan pakaian yang terbaik? Karena Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan untuk menggunakan pakain terbaik ketika beribadah. Pakaian terbaik tidak perlu mahal,  yang penting memenuhi syariat berpakaian haji bagi muslim dan muslimah.
Akan lebih baik jika kita mempersiapkan keperluan ibadah haji jauh-jauh hari, karena ibadah haji adalah ibadah panjang dan waktu menunggu yang cukup lama. Tak ada salahnya jika kita juga menyiapkan pakaian terbaik untuk ibadah haji.


Suasana malam hari di Masjidil Haram, 
walaupun malam hari tetap penuh oleh para jamaah haji

Kali ini akan dibahas tentang persiapan pakaian, khususnya untuk kaum perempuan/ para ibu,  karena  lebih kompleks dari pada kaum lelaki. Pakaian sangat penting karena akan kita gunakan sehari-hari.
Saat saya berhaji di tahun 2017, selama 9 hari di Madinah mendapat hujan sebanyak 2 kali dan di Makkah selama 30 hari mendapatkan hujan 3 kali. Hampir setiap hari Jamaah haji menghadapi udara panas menyengat. Bagi kita yang terbiasa hidup di daerah nyaman maka cuaca di tanah suci menjadi tantangan tersendiri.  Jangan sampai ibadah kita terkalahkan oleh cuaca. Untuk itu perlu diantisipasi dengan mempersiapkan pakaian seperti apa yang akan digunakan sehari-hari dan pakaian apa yang akan digunakan pada saat beribadah.  
 

1.     Kerudung, pilih yang praktis dan nyaman. Saat ini banyak sekali kerudung yang langsung digunakan, dengan berbagai jenis kain dan ukuran serta model. Pilihlan kerudung yang praktis, tidak ribet  dan mudah digunakan dengan tetap mengikuti aturan cara berjilbab yang benar. Sebaiknya jilbab yang panjang tapi tidak menghambat aktivitas. Panjang kerudung biasanya tergantung pada selera, saya menggunakannya yang menutupi pinggang dan dibawah pinggang.
Pada saat berihrom, biasanya orang Indonesia menggunakan warna putih. Keuntungan warna putih karena tidak menyerap panas sehingga akan lebih nyaman. Kerudung Hitam dan putih adalah warna netral yang harus dibawa.  tambahan kerudung warna-warni bisa masuk dalam list bawaan  yang bisa kita gunakan ketika city tour atau saat beribadah tidak berihrom. 

2.      Pakaian, bagi kaum perempuan pakaian adalah hal yang sangat penting. Tentu kita ingin sekali tampil modis setidaknya sesuai dengan tempat dan aktivitas yang kita lakukan. Beribadah adalah saat-saat kita berhadapan langsung dengan Allah SWT, maka berpakaian rapi dan baik menjadi pilihan.
Selain menutup aurat dengan sempurna, kenyamanan baju juga menjadi penting. Sebagai kaum perempuan, baju yang paling nyaman adalah baju daster.  Pilihlan baju yang senyaman daster. Model simpel tapi tetap modis, untuk memudahkan gerakan. Bentuk kancing depan dan bagian tangan menggunakan kancing cetet akan mempermudah membuka dan menutup. Pada saat-saat tertentu, kita harus gerak cepat, berwudhu dan beraktivitas ke kamar mandi sangat dibatasi waktu. Misalnya pada saat di Mina, kamar mandi yang terbatas tidak sebanding dengan jumlah jamaah .
Untuk Jemaah haji Indonesia, umumnya menggunakan baju berwarna putih ketika Ihram. Saya menyiapkan 4 pakai putih dan khusus digunakan ketika berhaji dan berumroh. Untuk sehari-hari, saya menggunakan tunik dan celana panjang dan daster jika hanya di penginapan saja. Daster bisa dibawa sekitar 3 atau 4 baju, dan tunik 2 baju.
Saya menjahit baju khusus untuk berihram, dengan bahan dari katun dan model baju simple tapi tetap bermodel. Tidak usah ke penjahit mahal, penjahit biasa umumnya bisa karena modelnya tidak rumit. Beberapa teman bahkan menjahit sendiri. 

3.   Celana panjang, Longgar dan nyaman sebagai dalaman untuk gamis/tunik yang kita gunakan. Pakailah celana yang berkaret, selain lebih nyaman akan memudahkan saat memakai atau melepaskan.
Untuk saya pribadi, ,legging tidak terlalu nyaman, mungkin karena udara panas sehingga jika menggunakan yang ketat biasanya timbul gatal-gatal. Saya membawa celana berwarna gelap 3 dan berwana putih 2 .  

4.  Sepatu, siapkan 2 jenis sepatu. Sepatu sandal untuk sehari-hari yang mudah dibuka/ digunakan karena kita akan sering keluar masuk masjid.  Yang kedua sepatu kets/semacamnya,  nyaman dan ringan untuk perjalan jauh. Misalnya ketika lempar jumroh atau saat city tour.

5.      Sandal jepit, diperlukan untuk kegiatan sehari-hari dipenginapan. 

6.     Kaos kaki, pilihlah yang nyaman karena digunakan setiap saat. Akan diperlukan kaos kaki  lebih banyak. Kaos kaki berwarna-warni tidak dilarang, namun untuk keserasian ketika aktivitas umroh dan haji kaos kaki putih dan hitam menjadi pilihan. Saya lebih senang menggunakan kaos kaki yang bentuk biasa, kaos kaki jari sulit menggunakannya. Siapkan sekitar 8 pasang. Kaos kaki bersih selalu kita siapkan di kantong bawaan, jadi ketika akan shalat sebaiknya kaos kaki diganti agar lebih bersih dan tidak ragu. 

7.      Manset tangan dan Ciput, manset digunakan agar lengan tertutup sempurna. Manset putih dan hitam tetap menjadi andalan, bawalah sekitar 4 pasang  manset. Untuk ciput seperti juga kerudung, pilihlan yang peraktis dan menjaga agar rambut tidak tampak terutama ketika beribadah.


    Untuk menjaga kesehatan diri maka kaca mata hitam dan  masker, topi, minum dan semprotan air adalah barang wajib yang harus dibawa pada saat kita keluar dari penginapan
 
Jangan menunggu waktu keberangkatan, persiapan jauh-jauh hari akan lebih baik dan pada akhirnya Tawakkalah kepada Allah SWT agar haji kita menjadi haji yang Mabrur….Aamiin Allohumma Aamiin

*Tautan lainnya*; 
http://efandora.blogspot.co.id/2017/11/7-cara-mendapatkan-pahala-besar-dari.html, http://efandora.blogspot.co.id/2017/12/9-peralatan-penting-selama-beribadah.html

4 comments: